1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Wabup Banyuwangi beri bantuan warga korban banjir di Muncar

‎"Meski banjir sudah surut, warga juga belum siap (memasak), sehingga kita siapkan dapur umum," kata Yusuf.

Wakil Bupati Banyuwangi beri bantuan korban banjir. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mochammad Andriansyah | Senin, 18 Juli 2016 16:47

Merdeka.com, Banyuwangi - Sebanyak 240 kepala keluarga (KK) korban banjir di Dusun Krajan, Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, mendapat bantuan makanan dari pemerintah kabupaten, Senin sore (18/7).

Bantuan makanan instan berupa bubur kacang ijo, kacang merah dan kedelai kaleng, itu diberikan langsung oleh Wakil Bupati Yusuf Widiatmoko di Balai Desa Wringin Putih.

"Makanan ini sperti sarden. Kalau mau dimakan langsung bisa, kalau mau dimasak dulu juga bisa. Ini sudah kita cek, dan layak untuk dikonsumsi. Expired-nya masih Tahun 2017," kata Yusuf kepada warga sembari memberikan bantuan makanan.

Mantan Ketua DPC PDIP Banyuwangi ini juga mengatakan selain memberi bantuan makanan instan, melalui dinas sosial (Dinsos), pemkab juga mendirikan dapur umum untuk warga.

‎"Meski banjir sudah surut, warga juga belum siap (memasak), sehingga kita siapkan dapur umum untuk makan malam. Hari ini dapur umum sudah disiagakan pihak dinsos," katanya.

Pada kesempatan itu, orang nomor dua di Tanah Blambangan ini juga meninjau lokasi banjir di sekitar Kali Stail, yang airnya meluap membanjiri rumah warga sekitar 1 meteran.

"Sebenarnya ini banjir kiriman. Jadi terjadinya hanya sesaat. Ini yang sulit dilakukan pencegahan. Untuk antisipasi, selain dari pemerintahan daerah, juga dibutuhkan peran masyarakat sendiri. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Karena ini banjir langganan, harus dilakukan langkah bersama-sama," katanya.

Selain itu, Yusuf juga meninjau Gedung Sekolah SD Negeri 2 Wringin Putih yang ikut digenangi banjir. Akibat banjir, proses belajar mengajar di hari pertama masuk sekolah terpaksa diliburkan. Ada sekitar 71 siswa di sekolah tersebut yang terbagi enam kelas.

"‎Kita juga memikirkan cara mengalihkan proses belajar mengajar siswa ketika kondisinya seperti ini. Harus dihitung tempatnya layak atau tidak. Misalnya jika lokasinya jauh dari jangkauan, itu juga harus kita pikirkan," katanya.

Sementara informasinya, banjir kiriman yang terjadi di Dusun Krajan ini terjadi dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB. Dan sudah mulai surut sekitar pukul 11.00 WIB. Saat Yusuf datang, pengelola sekolahan terlihat tengah membersihkan sisa-sisa genangan air dalam ruangan kelas maupun halaman sekolah.

"Kejadian ini kan tidak disangka-sangka. Malamnya tidak ada banjir. Baru dini hari tadi. Anak-anak juga sudah datang tadi. Karena kondisinya seperti ini terpaksa kita liburkan meski hari pertama masuk sekolah," terang salah satu guru SD Negeri 2 Wringin Putih.

(MT/MA)
  1. Info Banyuwangi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA