1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Isi bulan puasa, pelajar Banyuwangi serbu Perpustakaan Keliling

Disebutkan Riyanti, ini dilakuakan Pemkab Banyuwangi sebagai upaya meningkatkan sadar literasi kepada masyarakat.

Perpustakaan Keliling di Banyuwangi. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mochammad Andriansyah | Senin, 20 Juni 2016 12:36

Merdeka.com, Banyuwangi - Libur panjang bagi para pelajar di Banyuwangi, Jawa Timur, bukan berarti waktunya melupakan pelajaran sekolah selama sebulan ini. Lebih-lebih di bulan puasa seperti sekarang. Ada banyak aktivitas bisa dimanfaatkan selama liburan.

Bagi sebagian anak-anak sekolah di Tanah Blambangan, masa liburan sekolah yang kebetulan bersamaan bulan suci Ramadan 2016 ini, selain untuk meningkatkan kualitas ibadah, juga dimanfaatkan menambah ilmu pengetahuan dengan banyak membaca buku.

Dan momentum ini dimanfaatkan Kantor Perpustakaan, Dokumentasi dan Arsip Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur untuk meningkatkan literasi di Tanah Osing (Using). Salah satunya dengan mengerahkan armada mobil modifikasi Perpustakaan Keliling di ruang-ruang publik.

Kepala Badan Perpustakaan, Dokumentasi dan Arsip Kabupaten Banyuwangi, Riyanti Ananta mengatakan sejumlah layanan Pepustakaan Keliling tersebut digelar secara bergiliran di pelbagai tempat keramaian.

Disebutkan Riyanti, ini dilakuakan Pemkab Banyuwangi sebagai upaya meningkatkan sadar literasi kepada masyarakat. "Perpustakaan Keliling ini, tujuannya untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Banyuwangi. Ini juga cara kami memberikan pilihan kegiatan mengisi liburan sekolah sambil menunggu buka puasa," terang Riyanti, Senin (20/6).

Dia juga menjelaskan, pada akhir 2015, Pemkab Banyuwangi telah menerbitkan peraturan daerah (Perda) tentang pengelolaan perpustakaan, untuk mendorong adanya perpustakaan atau taman baca di setiap desa. "Melalui program smart kampung, kita juga mendorong berdirinya perpustakaan desa, agar masyarakat bisa membaca buku," ujarnya.

Kemudian di bulan Ramadan ini, yang bersamaan dengan masa liburan sekolah, Kantor Perpustakaan, Dokumentasi dan Arsip juga menggelar pelbagai acara sebagai upaya meningkatkan literasi warga.

Beberapa kegiatan itu antara lain; pameran buku, telling story kisah-kisah Islami, serta bedah buku dan Perpustakaan Keliling. "Kami juga menggelar workshop pendayagunaan perpustakaan desa yang diikuti para aparat desa se-Banyuwangi. Semua kami pusatkan di halaman parkir Stadion Diponegoro Banyuwangi," paparnya.

Sementara Perpustakaan Keliling, masih kata Riyanti, juga memiliki tujuan yang sama. Setiap hari selama Ramdan ini, ada beberapa tempat yang sudah dikunjungi mobil Perpustakaan Keliling.

Mulai Pantai Grand Watudodol di Kecamatan Wongsorejo hingga sejumlah ruang terbuka hijau (RTH) di beberapa kecamatan. "Ada 13 tempat dan sudah terjadwal. Semuanya dimulai pukul 15.00 hingga Maghrib," sambungnya.

Di Taman Blambangan Banyuwangi misalnya. Sore kemarin, sejumlah pelajar terlihat asyik membaca buku di sekitar Perpustakaan Keliling. Salah satunya Putra, siswa kelas 3 SMP Negeri 2 Banyuwangi. "Sambil nunggu buka-puasa, dari pada diam di rumah mendingan baca-baca buku. Kebetulan waktu jalan-jalan ke Taman Blambangan ada Perpustakaan Keliling," ucap Putra.

(MT/MA)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA