1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Dermaga kapal pesiar Banyuwangi bakal dilengkapi klub yacht terpadu

"Pelaksanaan pembangunan yacht club ini akan dimulai dua minggu lagi, estimasi proyek selesai dalam waktu enam bulan," kata Kokok.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. ©2018 Merdeka.com Reporter : Endang Saputra | Selasa, 13 Maret 2018 14:19

Merdeka.com, Banyuwangi - Kawasan dermaga kapal pesiar atau marina di Pantai Boom Banyuwangi yang sedang dibangun PT Pelindo Property Indonesia (PPI) bakal dilengkapi Banyuwangi International Yacht Club (BIYC). BIYC terpadu seluas 3.000 meter persegi itu dilengkapi restoran internasional, fasilitas penunjang pariwisata, serta sarana perawatan kapal pesiar yang digarap salah satu perusahaan perkapalan Banyuwangi, PT Lundin Industry.

Kerja sama pembangunan BIYC tersebut telah disepakati PPI dan PT Lundin.

Direktur Utama PT PPI Kokok Susanto mengatakan, untuk percepatan pembangunan marina, pihaknya berkolaborasi dengan pihak yang memiliki pengalaman dalam dunia kapal pesiar, termasuk PT Lundin yang memang punya spesialisasi dalam pembuatan kapal pesiar dan kapal militer.

"Pelaksanaan pembangunan yacht club ini akan dimulai dua minggu lagi, estimasi proyek selesai dalam waktu enam bulan," kata Kokok.

Kawasan Boom Marina Banyuwangi merupakan dermaga dengan segala fasilitas pendukung untuk yacht (kapal layar ringan). Dermaga yang dibangun atas kerjasama PT PPI dan Pemkab Banyuwangi ini menjadi dermaga kapal pesiar terintegrasi pertama di Indonesia.

Direktur PT Lundin, John Lundin meyakini, pembangunan international yacht club menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Rata-rata turis kapal pesiar lebih suka berlabuh di marina yang menyediakan fasilitas pemeliharaan kapal. Bengkel yang segera dibangun ini bisa melayani kapal hingga bobot 100 GT.

"Saat ini bengkel kapal pesiar baru ada di Jakarta dan Bali, maka kami yakin ini akan menjadi salah satu pilihan bagi pemilik kapal pesiar. Apalagi kami adalah perusahaan pembuat kapal yang memiliki banyak jaringan dengan produsen internasional suku cadang kapal. Nantinya bengkel kami bisa menerima 60 kapal yacht per tahun," terang John.

"Kami juga akan melengkapi club ini dengan berbagai fasilitas pendukung terbaik, seperti tempat parkir yacht yang memadai, club house, dan restoran internasional," imbuh John.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik pembangunan BIYC tersebut untuk semakin menggerakkan ekonomi lokal. Anas berharap, pengerjaan BIYC bisa dirampungkan sebelum annual meeting IMF dan World Bank di Bali pada Oktober mendatang yang diikuti 18.000 delegasi dari seluruh dunia. Banyuwangi menjadi daerah penyangga ajang tersebut. Sebagian delegasi penting dari berbagai negara bakal mendarat di Banyuwangi.

"Banyuwangi akan menjadi salah satu tujuan wisata para delegasi annual meeting itu. Saya berharap BIYC bisa segera beroperasi dan memanfaatkan momen tersebut untuk mempromosikan wisata Banyuwangi," katanya.

(ES/ES)
  1. Pariwisata
  2. Abdullah Azwar Anas
  3. IMF World Bank
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA