1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Dirjen Otda dan Gubernur Djarot apresiasi strategi Banyuwangi kembangkan daerah

"Di Indonesia ini, Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang perkembangannya luar biasa," kata Soni.

Gubernur DKI Jakarta saat berkunjung ke Banyuwangi. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mohammad Taufik | Minggu, 01 Oktober 2017 10:18

Merdeka.com, Banyuwangi - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Soni Sumarsono dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengapresiasi strategi Pemkab Banyuwangi dalam mengembangkan daerahnya. Kedua pejabat itu berkunjung ke Banyuwangi, Jumat (29/9) sampai Minggu (1/10). Selain berwisata, mereka membagi pengalaman dan inspirasi kepada kalangan birokrasi dan sejumlah tokoh di Banyuwangi.

Menurut Soni, beragam inovasi pelayanan publik yang dilakukan Banyuwangi patut diapresiasi. “Di Indonesia ini, Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang perkembangannya luar biasa. Dari sisi pelayanan publik maupun dari sisi lainnya, tidak kalah dengan kota-kota besar,” ujarnya di Villa Solong, Banyuwangi, Sabtu (30/9).

Keberhasilan Banyuwangi, lanjut Soni, karena mampu mendayagunakan potensi daerah yang luar biasa. “Banyuwangi memiliki Gunung Ijen dan pantai-pantai yang indah. Potensi pariwisata ini telah berhasil dikembangkan dan dipromosikan oleh Banyuwangi dengan sangat baik. Bahkan, promosinya sudah melebihi promosi Meikarta,” ujarnya berseloroh seraya menyebut salah satu kawasan terpadu baru yang sedang dikembangkan tak jauh dari Jakarta.

Namun, Soni mengingatkan, potensi daerah itu tidak akan berarti apa-apa jika tidak diimbangi dengan kepemimpinan yang kreatif. Saat ini, Banyuwangi di bawah kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wabup Yusuf Widyatmoko dinilainya sebagai pemimpin yang kreatif dan inovatif.

“Banyak daerah yang memiliki potensi yang bagus. Namun karena pemimpinnya kurang kreatif, maka potensi itu tenggelam begitu saja. Banyuwangi beruntung karena dipimpin dan dikelola orang-orang yang kreatif dan inovatif,” kata pejabat kelahiran Tulungagung itu.

Gubernur DKI Jakarta Saiful Hidayat juga terkesan dalam kunjungannya ke Banyuwangi. Dia berharap makin banyak daerah terus berkreasi sehingga Indonesia bisa semakin maju.

“Kita datang untuk berbagi dan bersama-sama membangun daerah. Saya sendiri kenal Pak Bupati Anas ini sudah sangat lama, semoga yang baik ini bisa terus dipertahankan," kata Djarot yang langsung memakai kaos produksi UMKM Banyuwangi.

Sementara itu, Bupati Anas merasa senang atas kehadiran Dirjen Otda dan rombongan Gubenur DKI Jakarta. “Kami senang atas kedatangan Pak Soni dan Pak Djarot, ada banyak hal menarik yang kami diskusikan dengan beliau. Semoga kedepannya bisa terjalin kerjasama yang dapat dikembangkan bersama,” tuturnya.

Anas menambahkan, kedatangan rombongan ini membawa berkah bagi Banyuwangi. Dinas Pariwisata Pemprov DKI akan memfasilitasi kesenian Banyuwangi bisa tampil setiap bulan di even yang digelar mereka. "Tadi Kepala Dinas Pariwisatanya langsung mengajak Banyuwangi bisa tampil setiap bulan di setiap even mereka, bahkan siap difasilitasi gedung pertunjukan juga," terang Anas.

Kedatangan tamu-tamu dari Jakarta tersebut, ungkap Anas, tidak terlepas dari dibukanya rute penerbangan langsung Jakarta – Banyuwangi dengan frekuensi tiga kali sehari. Itu memudahkan masyarakat dan wisatawan yang ingin ke Banyuwangi. "Seiring waktu, semoga ini akan terus bertambah penerbangan ke Banyuwangi dan cita-cita untuk menjadi bandara Internasional bisa segera terwujud,” kata bupati berusia 44 tahun ini.

Terpukau keindahan Gunung Ijen

Keindahan Gunung Ijen terus menarik perhatian banyak kalangan. Kali ini, keindahan gunung yang kawahnya memancarkan fenomena api biru (blue fire) itu dikunjungi Gubenur Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri yang juga mantan Plt Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono.

Kedua tokoh itu mengunjungi Banyuwangi sejak Jumat (29/9) hingga Minggu (1/10). Keduanya menghabiskan akhir pekan berwisata di Banyuwangi sekaligus berbagi ilmu serta pengalaman ke birokrasi Banyuwangi. Mereka berwisata ke Gunung Ijen pada Jumat malam sampai Sabtu pagi (30/9).

"Luar biasa. Apalagi saat melihat sunrise di sana. Cantik. Saya melihat blue fire dari jarak cukup jauh, bagus sekali. Alhamdulillah stamina masih kuat," kata Djarot saat ramah tamah bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Villa Solong, Sabtu (30/9).

Djarot juga mengaku terkejut dengan perkembangan pariwisata di Gunung Ijen yang saat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

"Seru, saya kaget karena ternyata Kawah Ijen sudah mendunia. Rame banget turis mancanegara yang bareng saya," ujarnya.

Djarot mengaku banyak berdialog dengan sejumlah tenaga kerja penambangan belerang di Gunung Ijen yang kini banyak menjadi pemandu wisata. Djarot mengorek keterangan perkembangan Banyuwangi saat ini.

"Ada kebijakan-kebijakan seperti pengembangan homestay dan promosi efektif menambah income masyarakat sekitar Gunung Ijen. Mereka berterima kasih kepada Bupati Anas. Ini bukti inovasi dan kreativitas mampu memberikan peningkatan taraf hidup masyarakat," kata Djarot.

Sementara itu, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Soni Sumarsono juga mengaku terpukau dengan Kawah Ijen. Ditunjang dengan promosi yang efektif, Kawah Ijen kini menjadi daya tarik wisata luar biasa.

"Banyuwangi berhasil menggelar promosi di sektor pariwisata. Ini yang harus ditiru oleh daerah lain. Pembangunan di sektor pariwisata ini memang bisa dilakukan dengan baik asal ada keseriusan daerah mengelolanya. Makanya saya tidak heran jika Pak Anas ini sukses mengelola Banyuwangi," ujarnya.

(MT/MT)
  1. Info Banyuwangi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA