1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Konjen Amerika Serikat kagum konservasi nelayan di Pantai Bangsring

Rencananya Bangsring Underwater, menjadi salah satu kandidat penerima program pertukaran unggulan International Visitors and Leadership Program.

Konsul Jendral Amerika Serikat di Surabaya, Heater C. Variava saat mengunjungi Pantai Bangsring. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mohammad Ulil Albab | Selasa, 25 Oktober 2016 10:39

Merdeka.com, Banyuwangi - Konsul Jendral (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya, Heater C. Variava bersama rekannya, tertarik ingin mengenal lebih dekat dengan Banyuwangi. Bersama rombongannya, Heater menghabiskan waktu sore di wisata pantai sekaligus wilayah konservasi terumbu karang yang dikelola oleh nelayan di Pantai Bangsring Underwater, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi.

Selama dua jam lebih Heater melakukan tanya jawab dengan pengelola Bangsring, Ikhwan Arief. Tentang bagaimana sejarah nelayan Bangsring bisa memiliki kesadaran konservasi terumbu karang. Hingga Bangsring bisa menjadi destinasi wisata snorkeling, diving dengan keindahan terumbu karangnya.

"Jadi batas konservasinya pelampung-pelampung itu, ada 15 hektare. Di sini ikan-ikannya tidak boleh ditangkap oleh sipapun," ujar Ikwan saat menemani dialog dengan Heater di atas rumah apung Bangsring, Senin, (25/10).

Selama berdialog, Heater terlihat sibuk mencatat bagaimana cara nelayan Bangsring melakukan upaya konservasi secara mandiri, tanpa intervensi dari pihak manapun. "Ini kami belajarnya otodidak, seperti mencari obat untuk ikan yang baru ketangkap jaring dan kami selamatkan, ini awanya coba-coba," jelas Ikhwan saat menjelaskan beberapa ikan hiu yang perlu dirawat di dalam keramba, usai kejebak jaring nelayan.

Setelah menikmati kuliner khas pantai seperti olahan ikan kerapu dan udang sambil minum kelapa muda. Heater juga mencoba memberi makan ikan di sekitar rumah apung. Para koloni ikan hias dalam jumlah ribuan, yang sudah kembali lestari seiring pertumbuhan terumbu karang, membuat Heater kagum. Setiap potongan roti yang dilempar Heater selalu diserbu ikan-ikan hias.

Heater C. Variava dan rekannya saat menyantap hidangan olahan ikan
© 2016 merdeka.com/Mohammad Ulil Albab

“Saya melihat aktivitas perlindungan alam yang luar biasa yang dilakukan oleh para nelayan di sini. Sangat mengesankan, tidak hanya melindungi laut tapi juga mampu mempengaruhi budaya nelayan menjadi lebih baik,” ujar Heather kepada Merdeka Banyuwangi.

Usai memberi makan ikan, dia juga mencoba melakukan penanaman terumbu karang menggunakan media tranplatasi pipa paralon. Heater mengatakan, Bangsring Underwater, menjadi salah satu kandidat penerima program pertukaran unggulan International Visitors and Leadership Program (IVLP) yang digagas Biro Kebudayaan dan Pendidikan, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

Program ini, untuk membangun saling pengertian. Antara Amerika Serikat dengan negara negara lain. Selama ini Pemerintah Amerika juga telah menjalin hubungan baik dengan Pemkab Banyuwangi. Salah satunya di bidang pendidikan dengan mengirim relawan peace corps. Sebagai jembatan budaya dan mengajar Bahasa Inggris di sekolah-sekolah.

Di Banyuwangi pada tahun 2015, para relawan ini jumlahnya 15 orang. Mereka menjadi guru bahasa Inggris di berbagai sekolah. “Mereka saling bertukar pengalaman dengan warga. Begitu selesai mereka akan pulang dan akan membagikan pengalamannya. Tujuan kerja sama ini untuk mendekatkan hubungan antara Amerika dan Indonesia khususnya Banyuwangi,” kata Heather.

(FF/MUA)
  1. Info Banyuwangi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA