1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Masyarakat Gombengsari akan gelar Festival Kopi Lego

Selama dua hari para seniman dari dalam negeri sampai mancanegara akan memeriahkan Festival Kopi Lerek Gombengsari.

Petani kopi. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mohammad Ulil Albab | Selasa, 25 Oktober 2016 11:42

Merdeka.com, Banyuwangi - Masyarakat Dusun Lerek, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi akan mengadakan Festival Kopi Lego (Kampong Kopi Lerek Gombengsari).  Acara yang berlangsung dari 26-27 Oktober 2016 akan diisi dengan berbagai hiburan seni, tour kebun kopi dan peternakan susu kambing perah etawa, workshop tentang kopi, mengenal potensi wisata Gombengsari, pameran produk UMKM dan kuliner tradisional.

Selama dua hari, para seniman dari dalam negeri sampai mancanegara, akan memeriahkan Festival Kopi Lerek Gombengsari. Penampilan para seniman dari luar negeri yang akan menghibur pengunjung antara lain Gilles Saïssi, musisi dawai dan pemain klarinet dari Perancis, Evgeny Rodinov musisi dari Rusia dan Siddharta Phillips sastrawan dari Amerika. Ada juga Alixe Loba videografer dari Spanyol, Julia Stringer videografer dari Swedia dan Gabriel Sri Rahayu dari Australia.

Sementara itu, para seniman nusantara yang akan hadir diantaranya, Tebo Aumbara koreografer dari Bali, Xamagata world music dari Majalengka, Redy Eko Prastyo musisi dari Malang dan masih ada 13 seniman lain dari berbagai daerah yang akan turut serta memeriahkan festival ini.

"Pengisi acara dalam festival ini dari kalangan seniman serta budayawan nusantara dan internasional. Serta para pegiat kopi Banyuwangi dan pegiat kopi nusantara," jelas Bachtiar Janan, salah satu penyelenggara acara dari Komunitas Hidora, Selasa (25/10).

Festival Kopi Lego
© 2016 merdeka.com/dok. istimewa

Bachtiar menjelaskan, Komunitas Hidora merupakan pihak yang mendampingi masyarakat Gombengsari untuk mengenalkan potensi wisata di desanya dan menghidupkan kembali seni budaya tradisional. Hidora juga bersinergi dengan Jaringan Kampung Nusantara, yang sudah mulai mandiri mengelola potensi desanya masing-masing.

"Sejak Bulan November 2015 di Kopi Lego telah mulai dikembangkan pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat. Potensi pariwisata yang telah dikelola saat ini berupa perkebunan kopi rakyat, peternakan kambing etawa dan berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari masyarakat," ujar Bachtiar.

Festival Kopi Lego diselenggarakan secara mandiri dan swadaya oleh masyarakat Dusun Lerek. Setelah jalan-jalan melihat perkebunan kopi dan menikmati susu segar kambing etawa, bakal ada workshop kopi. Dihadiri oleh para pencinta kopi dan barista seperti Lia Zen, seorang duta kopi Indonesia, konsultan coffee shop sekaligus master barista dari Sidoarjo dan beberapa komunitas seperti Banyuwangi Coffee Community, Banyuwangi Coffee Lover's dan lainnya.

"Para pengisi acara Festival Kopi Lego datang ke Banyuwangi dengan biaya sendiri dan mereka juga tidak dibayar dan kampung Lerek Gombengsari sebagai tuan rumah event ini memfasilitasi para tamu pengisi acara ini dengan sebaik-baiknya, secara bergotong-royong," kata Bachtiar.

(FF/MUA)
  1. Info Banyuwangi
  2. Festival Banyuwangi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA