1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Pembukaan ITdBI 2016 ‎diakhiri gala dinner di Pendopo Sabha Swagata

Puncak open ceremony, yang digelar di Taman Blambangan, ditandai dengan pemukulan jedor (alat tabuh khas Banyuwangi) oleh Bupati Anas.

Pembukaan dan penutupan ITdBI 2016. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mochammad Andriansyah | Rabu, 11 Mei 2016 09:12

Merdeka.com, Banyuwangi - International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016, resmi dibuka ‎Bupati Banyuwangi, Jawa Timur Abdullah Azwar Anas di Taman Blambangan, Selasa sore (10/5). Turut hadir, Ketua PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), Raja Sapta Oktahari serta Kabid Promosi Dalam Negeri, Kementerian Pariwisata Hendri Kamoza.

Event balap sepeda kali kelima di Tanah Blambangan yang akan berlangsung selama empat hari, dimulai etape pertama: Waduk Sidodaidi, Glenmore-Taman Blambangan pada hari Rabu besok (11/5) itu, dibuka dengan serangkain acara. Mulai dari ceremony pelepasan ratusan anak penyu di Pantai Boom bersama Bupati Anas dan seluruh para pembalap pada pukul 14.00 WIB. Dilanjutkan dengan cycling for all 10 kilometer (Km) dari Taman Sri Tanjung menuju Taman Blambangan.

Puncak open ceremony, yang digelar di Taman Blambangan, ditandai dengan pemukulan jedor (alat tabuh khas Banyuwangi) oleh Bupati Anas dan pelepasan ratusan burung.

Open ceremony ITdBI ini, juga menjadi ajang perkenalan ratusan pembalap dari 21 negara yang masing-masing bergabung dalam 20 tim; 14 tim luar negeri dan enam tim dari Indonesia.

Sebagian tim sudah pernah merasakan kompetitifnya event balap sepeda 2.2 ini di tahun lalu. Mereka adalah Singha Infinite Singapura, Trengganu Cycling Team Malaysia, 7 Eleven Filipina, Ukyo Cycling Team Jepang, Pegassus, dan KFC.

Sebagian lagi merupakan tim debutan baru di lomba yang digelar kali kelima ini. Tim debutan baru itu; Kenya Down Under dari Kenya, Kinan Cycling Team (Jepang), Wisdom Henxiang Cycling Team (Tiongkok/China), Black Inc Cycling Team (Laos), dan Geumsam Insam Celo (Korea).

Jawara ITdBI dua kali berturut-turut, Peter Pouly‎ dari Singha Infinite Team, kembali hadir menaklukkan jalur neraka Kawah Ijen di etape empat. Ayah Ijen Pouly ini menarget tetap bisa mengenakan Yellow Jersey. Pembalap asal Perancis ini ingin mengulang sejarah kemenangannya di puncak Gunung Ijen.

"Saya akan berjuang dan kembali memenangi kompetisi ini. Harapan saya lomba ini hasilnya sama dengan tahun lalu," ungkap Pouly optimis.

Tim pendatang baru, ‎Wisdom Hengxiang Cycling Team asal Thiongkok juga sesumbar akan mengalahkan sang raja tanjakan ITdBI, Peter Pouly. Manajer tim, Fuyu Li mengatakan, timnya datang ke Bannyuwangi bukan untuk kalah. Dia menarget akan menyabet semua jersey di tiap etape, termasuk etape neraka yang dikuasai Pouly.

‎Terlebih, Wisdom Hengxiang Cycling punya pembalap andalan yang baru saja menjuarai Tour de Langkawi, Malaysia. Dia adalah King of Mountain, Wang Meiyin. "Memang cuaca di sini panasnya sama dengan Langkawi. Tapi ini bukan kendala bagi kami. Kami punya Meiyin yang siap menjadi juara," sumbar Li.

Sementara Bupati Anas mengatakan, tahun ini ITdBI menyuguhkan rute baru, sekaligus untuk mengenalkan destinasi wisata baru, yaitu Waduk Sidodadi dan Grand New Watu Dodol. Selain itu, bupati dua periode ini juga menargetkan tetap meraih predikat excellence dari UCI (Union Cycliste Internationale) seperti tahun lalu.

"Kuncinya adalah safety. Keamanan pembalap selama lomba menjadi yang utama. Untuk mewujudkan hal ini, kami menjaga kekompakan dengan semua pihak yang terlibat di event ini. Mulai seluruh official, kepolisian, Satpol PP dan tim kesehatan kami libatkan," kata Anas.

Orang nomor satu di Blambangan ini berharap, di 2016 ini, penilaian UCI tidak berubah, tetap memberi point terbaik ITdBI. Bahkan, pihaknya ingin terus meningkatkan mutu event dari tahun ke tahun, mulai dari pilihan rute, kualitas pebalap, hingga penyelenggaraan yang dinilai terorganisir dengan baik.

"Menurut UCI, ITdBI ini sudah masuk 7 kejuaraan balap sepeda terbaik di Asia. Ini mendorong kami untuk lebih detail dalam setiap pelaksanaannya. Dan kami setiap tahun selalu mencoba untuk memberikan warna baru kompetisi ITdBI ini," pungkas Anas.

Selanjutnya, rangkaian open ceremony ITdBI 2016 ini ditutup dengan acara gala dinner‎ dengan seluruh peserta dan tim di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Selanjutnya, Rabu besok, para pembalap akan berlaga di etape pertama: Waduk Sidodadi-Taman Blambangan hingga etape keempat yang dimulai dari Pelabuhan Muncar-Paltuding Ijen di hari keempat, Sabtu (14/5). Total jarak tempuh empat etape ITdBI tahun ini adalah 567 Km, 12 Km lebih jauh dari tahun sebelumnya.

(MT/MA)
  1. Festival Banyuwangi
  2. Tour de Banyuwangi Ijen
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA