1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Akibat penyortiran, harga bawang putih capai Rp 30 ribu di Banyuwangi

Bawang putih berkualitas bagus akan dipakai sebagai bibit, yang tidak layak jadi bibit akan diatur di pasar.

Penjual bawang putih di Pasar Banyuwangi. ©2018 Merdeka.com Editor : Endang Saputra | Kamis, 29 Maret 2018 11:23

Merdeka.com, Banyuwangi - Bawang putih menjadi bumbu dasar paling utama. Kini harganya yang mencapai Rp 30 ribu per kilogram di Pasar Banyuwangi, Jawa Timur, sehingga membuat para ibu rumah tangga berteriak. Ternyata mahalnya bawang putih tersebut masih di sortir untuk pembibitan.

Untuk itu, perkebunan bawang putih Banyuwangi yang diharapkan bisa secepatnya menurunkan harga bawang putih lokal dan memasarkannya.

Direktur Pemasaran CV Sinar Padang Sejahtera Ferry Susanto Mulyono yang mengelola 116 hektare kebun bawang putih di Kecamatan Licin mengatakan belum bisa menurunkan hasil panen ke pasaran. Pasalnya hasil dari panen perdana 7 hari lalu, masih di sortir untuk menghasilkan bibit-bibit baru.

Bawang putih berkualitas bagus akan dipakai sebagai bibit, yang tidak layak jadi bibit akan diatur di pasar. Selain itu kata Ferry proses pemilahan bibit dan bukan bibit diperkirakan membutuhkan waktu 30 hari.

"Apakah semua jadi bibit atau tidak enggak tahu, masih dilihat kualitasnya. Kami belum tahu juga ada teknologi virnalisasi itu butuh waktu berapa lama," kata Ferry melalui saat dihubungi Merdeka Banyuwangi.

Bawang putih dipanen, kata Ferry lalu dibersihkan dan dikeringkan di ladang yang berada di kaki Gunung Ijen Itu. Sebagian akan disimpan di Banyuwangi, karena keterbatasan tempat sebagian lagi akan disimpan di Surabaya.

Sementara ini rencana bibit akan dipakai sendiri di ladang yang sama. Sedangkan kemungkinan bibit dijual ke pihak lain atau ke luar daerah belum diketahui.

Panen juga bertahap, lanjut Ferry antara satu petak dengan petak lain terpaut waktu 10 hari hingga 2 minggu. Kebun bawang putih di Kecamatan Licin masuk dalam upaya pemerintah mewujudkan swasembada bawang putih di tahun 2021.

Sebagai importir bawang putih, CV Sinar Padang Sejahtera, dengan regulasi terbaru, diwajibkan menanam bawang putih untuk menghasilkan 5 persen dari kuota impor yang mereka dapat. Sedangkan kuota impor mereka 10 ribu ton bawang putih per tahun, artinya harus menanam dan menghasilkan 5 ratus ton bawang putih lokal.

Ternyata 116 hektare lahan yang mereka tanami diperkirakan bisa hasilkan 2 ribu ton sekali panen, 2 kali panen per tahun. Berarti mereka menghasilkan 40 persen bawang putih lokal dari kuota impor yang mereka dapat.

Harga bawang putih di Pasar Banyuwangi, Jawa Timur masih tinggi di kisaran Rp 30 ribu per kilogram. Sebab perkebunan bawang putih di Kecamatan Licin, Kota Gandrung itu belum bisa diturunkan di pasar karena masih dalam proses sortir untuk menghasilkan bibit.

Salah satu pedagang bawang putih di Pasar Banyuwangi Ali (47) mengatakan bahwa pada bulan februari lalu bawang putih di kisaran Rp 20 ribu.

"Kami menjual bawang putih ke konsumen kisaran Rp 30 ribu. Kami tergantung tengkulak berapa harganya," katanya.

(ES) Laporan: Ahmad Suudi
  1. Pertanian
  2. Pasar Tradisional Banyuwangi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA