1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Petugas kebersihan Banyuwangi sujud syukur saat mendapat hadiah Umrah

"Kita sudah dapat Adipura 5 kali, hadiah ini bagian penghargaan bagi yang bersih-bersih," kata Anas.

Dua Pesapon yang mendapat hadiah umroh. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mohammad Ulil Albab | Jum'at, 04 Agustus 2017 12:42

Merdeka.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi rutin memberikan hadiah Umroh kepada para Pesapon setiap tahunnya. Hadiah ini diberikan sebagai bentuk rasa terimakasih karena berjuang membersihkan Kota Banyuwangi.

Pemkab Banyuwangi memilih para Pesapon yang mengabdi dan bekerja secara maksimal untuk kebersihan kota. Dari puluhan Pesapon terpilih, ada dua Pesapon yang bakal menerima hadiah Umroh dengan sistem undian. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memilih undian tersebut di hadapan para Pesapon.

"Saya ucapkan terimakasih kepada para Pesapon yang telah membersihkan Kota Banyuwangi. Kita sudah dapat Adipura 5 kali, hadiah ini bagian penghargaan bagi yang bersih-bersih," kata Anas usai mengarak penghargaan Kalpataru dan Adipura di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (4/8).

Eni Endangwati (30) langsung berlari ke depan dan syujud syukur usai namanya dipanggil, terpilih menjadi Pesapon yang mendapatkan hadiah Umrah dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

"Bersyukur Alhamdulillah, saya tidak menyangka akan mendapat hadiah ini. Semoga amanat membersihkan Kota Banyuwangi bisa terjaga. Semoga teman-teman bisa terus semangat," ujar Eni kepada para Pesapon.

Eni memulai menjadi Pesapon bagian bersih-bersih selokan sejak 2011. Kemudian, diperbantukan sebagai pemilah sampah di wilahan Kelurahan Tukangkayu.

"Sekarang THL di Dinas Lingkungan Hidup bagian administrasi," ujar perempuan lulusan SMA ini.

Selain itu, hadiah Umrah juga didapatkan Sumawi (55) petugas bagian kompos sampah Kota Banyuwangi. Dia langsung bergegas maju dan melepas sepatu boot-nya.

Sumawi juga tidak pernah menyangka bisa terpilih mendapatkan hadiah Umrah ke tanah suci. "Tadi duduk-duduk di depan sama istri. Saya langsung kaget ternyata terpilih," terang Sumawi.

Sejak 2010, Sumawi merupakan Tenaga Harian Lepas (THL) bagian memilah sampah basah di perkotaan, untuk kemudian dijadikan kompos.

"Saya bagian milah sampah organik di tempat-tempat sampah yang basah. Kemudian digiling di bank sampah," terangnya.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi setiap tahun memilih para petugas kebersihan, untuk diundi mendapatkan kesempatan hadiah umrah. Bagi yang belum mendapat hadiah Umrah, Anas menjanjikan akan mendapatkan hadiah ziarah ke Sunan Wali 5. Selama ziarah, makan dan uang saku para Pesapon akan ditanggung.

(MT/MUA)
  1. Info Banyuwangi
  2. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA