1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Terkena Longsor, Satu Sekolah di Banyuwangi Jebol

"Hari ini aktivitas belajar mengajar libur dulu karena kelas satu terkena longsor, ini sampai jebol dan tanahnya masuk".

kelas terkena longsor. ©2018 Merdeka.com Reporter : Mohammad Ulil Albab | Senin, 26 November 2018 13:18

Merdeka.com, Banyuwangi - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Kabupaten Banyuwangi, pada Minggu (25/11), membuat satu sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdlatuth Thullab di Desa Segobang, Kecamatan Licin jebol terkena longsor.

Akibat peristiwa tersebut, siswa, wali murit, dan semua guru di MI Nahdlatuth Thullab gotong royong membersihkan ruangan kelas yang jebol akibat longsor.

"Hari ini aktivitas belajar mengajar libur dulu karena kelas satu terkena longsor, ini sampai jebol dan tanahnya masuk. Tadi pagi baru tahu kalau kena longsor," kata Dikri, Kepala Sekolah Nahdlatuth Thullab saat ditemui di lokasi, Senin (26/11).

Dikri melanjutkan, sejak sore hujan terus mengguyur Desa Segobang hingga malam hari. Titik longsor terjadi di areal persawahan, dan tepat berada di samping gedung sekolah.

"Baru diketahui subuh tadi, untungnya kejadiannya tidak pas ada aktivitas belajar mengajar. Ini meja kursi masih lengkap, sebagian hancur," kata dia.

Total siswa MI Nahdlatuth Thullab dari kelas 1 hingga 6, terdapat 157 siswa. Saat ditemui para siswa bersama guru saling gotong royong mengeluarkan tanah dari kelas yang terkena tumpahan longsor. Ada yang menggunakan timba dan gerobak dorong.

Tidak hanya itu, wali murid yang biasa mengantar anaknya sekolah juga tampak gotong royong mengeluarkan tanah dari dalam kelas menggunakan timba.

"Kalau kelas satu siswanya ada 35. Semua anak-anak dilibatkan, dan ibu-ibu yang ngantar ikut kerjabakti," ujarnya.

Untuk besok hari, katanya, aktivitas belajar mengajar diupayakan sudah berlangsung normal. Khusus kelas satu, sementara para siswa akan dipindahkan ke musholla.

"Ada 8 ruang, di sini untuk TK, MI dan MTS (Madrasah Tsanawiyah), sementara besok anak-anak dipindahkan ke musolla," ujarnya.

Sementara itu, Camat Licin, Hartono menambahkan, intensitas hujan yang terjadi di licin membuat enam desa di wilayahnya terdampak longsor.

"Ada enam desa yang kena. Desa Jelun tiga titik longsor, Segobang dua titik longsor, Kluncing ada dua juga, dan di Tamansari, Banjar, Gumuk," katanya.

(ES/MUA)
  1. Banjir
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA