1. BANYUWANGI
  2. KULINER

Durian merah, rasanya lezat cuma ada di Banyuwangi

Satu durian merah harganya cukup lumayan dibandingkan dengan durian biasa.

©2016 Merdeka.com Reporter : Mochammad Andriansyah | Kamis, 10 Maret 2016 12:34

Merdeka.com, Banyuwangi - Durian merah kini jadi perbincangan sesaentaro negeri. Ketika menyebut kata durian merah, pasti langsung teringat kota Banyuwangi. Yup, durian khas ini memang hanya ada di Banyuwangi.

Sebelum dikenal masyarakat luas, ternyata durian merah sudah ada sejak lama. Namun baru ramai sekitar tahun 1997.

Meski awalnya satu pohon durian merah di Desa Kemiran, namun rupanya di Banyuwangi ada beberapa jenis durian merah yang tumbuh di tempat lain, yaitu ada di Kecamatan Songgon dan Desa Kampung Anyar Kecamatan Glagah.

Awal pengembangan durian merah, telah dilakukan sejak Tahun 2007 dan waktu itu hanya tiga pohon yang produktif. Di Tahun 2014, sudah berkembang 200 pohon yang bisa dipanen tiap tahun. Penyebaran pohon durian merah ada di lima kecamatan yaitu Songgon, Glagah, Kalipuro, Licin dan Giri.

Untuk menjaga agar durian merah Banyuwangi tidak kehilangan identitasnya sebagai ikon daerah, setiap pengiriman bibit keluar daerah dilakukan pencatatan di hadapan notaris. Seiring perkembangan penyebarannya, dari 200 pohon itu ada 62 varian durian merah asli Banyuwangi yang berhasil dikembangkan dan tersebar di lima kecamatan. Namun yang sudah diumumkan ke publik baru 32 jenis sedangkan yang bisa dikonsumsi buahnya hanya 25 jenis.

Ada beberapa syarat untuk bisa masuk ke kategori internasional, yaitu berat standar antara 1,5 sampai 2 kg, tahan antara dua sampai tiga minggu dan masih dalam kondisi baik saat dibekukan. Dari 62 varian tersebut, durian merah Banyuwangi dikelompokkan menjadi tiga kelompok berdasarkan warna daging buahnya. Pertama adalah durian merah bocking yang seluruh dagingnya berwarna merah.

Yang kedua durian merah pelangi yang dagingnya berwarna merah dan kuning, serta yang terakhir durian grafika dagingnya berwarna kuning, putih dan merah.

Budidaya durian membutuhkan waktu antara tujuh sampai 12 tahun, baru bisa dipanen. Pelestarian durian merah Banyuwangi dilakukan dengan cara penanaman bibit baru durian.

Harga durian merah juga cukup lumayan. Paling murah dibanderol Rp 120.000 sampai Rp 300.000 per buah. Sedangkan untuk bibitnya, dijual dengan harga bervariasi sesuai tinggi bibit.

Untuk bibit durian merah yang tingginya sekitar 30 cm, harganya berkisar Rp 75.000, sedangkan bibit yang tingginya di atas 60 cm sampai 1 meter, dibanderol Rp 200.000. Untuk yang tingginya lebih dari 1,5 meter harganya mencapai Rp 1,5 juta.

(MH/MA)
  1. Khas Banyuwangi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA