1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Kuatkan perekonomian perajin, Pemkab gelar Festival Dandang Sewu

"Kalau semangat begini, ke depan akan ditambah, festival ngopi 10 ribu tidak hanya di Banyuwangi kota tapi juga di Kalibaru," ujar Anas.

Festival Dandang Sewu. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mohammad Ulil Albab | Jum'at, 04 Agustus 2017 19:42

Merdeka.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berupaya mengenalkan potensi kerajinan perlengkapan dapur di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, melalui Festival Dandang Sewu digelar di area produksi kerajinan. Dalam event ini, masyarakat bisa melihat bagaimana proses pembuatan kerajinan perlengkapan dapur mulai dari dandang, wajan, panci, tudung saji, gelas, sutil, dan oven kue.

Festival Dandang Sewu, digelar mulai pukul 14.00 WIB. Meski kondisi cuaca sedang hujan, ribuan masyarakat terlihat semangat untuk tetap hadir. Melihat hal tersebut, Anas mengapresiasi dan bakal menambah agenda festival di Kalibaru untuk tahun depan.

"Dan saya bangga, orang Kalibaru kompak. Tempat ini luar biasa, viewnya gunung. Kalau semangat begini, ke depan akan ditambah, festival ngopi 10 ribu tidak hanya di Banyuwangi kota tapi juga di Kalibaru," ujar Anas disambut tepuk tangan warga Kalibaru, Jumat (4/8).

Jarak antara Banyuwangi kota dengan Kecamatan Kalibaru mencapai 60 kilometer, dengan perjalanan rata-rata 1,5 jam. Anas mengatakan, kawasan Kalibaru yang dingin, sangat cocok menjadi rest area untuk wisatawan. "Viewnya juga sangat bagus. nanti akan saya masukkan instagram keren," kata Anas.

Usai memberikan sambutan, Anas kemudian melihat bagaimana proses pembuatan kerajinan perlengkapan dapur. Sejak tahun 1970-an, Kecamatan Kalibaru memang sudah dikenal sebagai sentra kerajinan Sayangan (perlengkapan dapur). Mulanya, para perajin hanya menggunakan bahan dari drum untuk dijadikan dandang. Baru pada tahun 1990-an, perajin sudah mulai menggunakan bahan seng, almunium hingga monel.

"Dulu yang buat mulanya hanya Pak Godel, Sugiyo dan Misrudin. Saya generasi ketiga secara turun temurun membuat kerajinan Sayangan, dari Mbah Misrudin. Kalau sekarang yang buat sudah ada 34 industri rumahan," ujar Hengki (37) salah satu perajin.

Hengki berharap, dengan Festival Dandang Sewu, omzet penjualannya bisa meningkatkan. Saat ini, dia sendiri sudah sering mengirim kerajinannya ke sejumlah provinsi di Tanah Air, mulai dari Ternate, Kupang, Sumbawa, Flores, Sumatera dan Kalimantan.

"Tahun 90-an masih keliling dipikul. Sekarang sudah pesan langsung. Pas hari raya rame, per hari sampai Rp 8 juta. Kalau hari gini tergantung rezeki," ujarnya.

(MT/MUA)
  1. Info Banyuwangi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA