1. BANYUWANGI
  2. KULINER

Minum wedang rempah sambil menikmati Selat Bali dari ketinggian

"Kalau malam hari pas purnama juga bagus. Penyeberangan Pelabuhan Ketapang juga bisa terlihat aktivitasnya," ujar Widi.

Warung Secangkruan. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mohammad Ulil Albab | Rabu, 30 Agustus 2017 15:05

Merdeka.com, Banyuwangi - Satu lagi tempat nongkrong menarik yang perlu dicoba bila berkunjung ke Banyuwangi. Warung Secangkruan di Jalan Lingkungan Secang, Kelurahan Kalipuro, terdapat tempat duduk nyaman dengan latar pemandangan bentang Selat Bali, sambil menikmati wedang rempah yang hangat.

Kawasan Warung Secangkruan, dikelilingi jalanan lurus menanjak dan areal perkebunan tebu, dengan ketinggian sekitar 200 Mdpl. Dari ketinggian tersebut, Warung Secangkruan berada.

Warung Secangkrukan, menyediakan rumah panggung untuk tempat nongkrong. Bila naik ke atas pengunjung akan semakin jelas melihat pemandangan hamparan kebun tebu dan gugusan Pulau Bali dan selatnya.

Saat pagi hari matahari akan terlihat sangat indah dan jelas. Belum lagi saat sore hari, pantulan cahaya senja akan mempercantik warna gumpalan awan di sisi timur.

"Kalau malam hari pas purnama juga bagus. Penyeberangan Pelabuhan Ketapang juga bisa terlihat aktivitasnya," ujar salah satu pengunjung, Widi pekan lalu.

Pemilik warung, Oktarina menyajikan beragam menu tradisional seperti wedang rempah, tahu walik, dan kopi rempah. Dia juga menyajikan bakso dan rempah tahu. "Minuman rempah hasil ngeracik sendiri, selain enak dinikmati juga menyehatkan," katanya.

Oktarina membuat beragam rempah seperti cengkeh, kapulaga, daun salam, secang, alang-alang akar daun dan kayu manis. Semua dibiarkan utuh saat diseduh digelas. Tanpa digiling terlebih dahulu. "Memang sengaja tidak dihancurkan, biar lebih alami," ujarnya.

Warung Secangkruan buka mulai pukul 09.00 - 21.00 WIB. Meski demikian pengunjung dibebaskan datang di luar jam buka. "Saya sediakan tempat-tempat nongkrong seperti panggung memang biar nyaman, enggak dibatasi," ujar dia.

(FF/MUA)
  1. kuliner
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA