1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Etape kedua jalur terpanjang ITdBI 2017

Pada etape kedua ini, para pebalap harus pintar mengatur strategi agar bisa tetap mempertahankan kecepatannya hingga titik sprint.

©2017 Merdeka.com Reporter : Mohammad Ulil Albab | Kamis, 28 September 2017 13:34

Merdeka.com, Banyuwangi - Etape kedua ajang International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) melintasi jalur terpanjang dibandingkan etape lain. Kali ini, pebalap dari 19 tim mulai start dari Dusun Kakao, Kecamatan Glenmore menuju Kantor Pemkab Banyuwangi dengan jarak 180,9 kilometer.

Selama perjalan, para pebalap sepeda melintasi pemandangan alam yang eksotik dengan latar perkebunan gula dan kaki Gunung Raung di Glenmore. Kemudian menuju kawasan sepanjang sungai di Kecamatan Tegalsari, di situ juga banyak pemandangan areal persawah yang sejuk.
Ajang sport tourism ini, dimeriahkan anak-anak sekolah dengan mengibarkan berbagai bendera dari negara peserta.

ITdBI 2017 1
© 2017 merdeka.com/Mohammad Ulil Albab

Chairman ITDBI Guntur Priambodo menjelaskan, pada etape kedua ini, para pebalap harus pintar mengatur strategi agar bisa tetap mempertahankan kecepatannya hingga titik sprint, King of Mountain dan garis finish.

"Rutenya dominasi flat. Tapi pebalap harus mengatur tenaga, juga untuk persiapan terberat etape ketiga besok," ujar Guntur, Kamis (28/9).

Pada etape kedua ada 3 titik intermediate sprint yakni di kilometer 35 dikawasan Maron Genteng, kilometer 61 dikawasan Bangorejo dan kilometer 91 dikawasan Gendoh kecamatan Cluring, serta ada satu titik King of Mountain (KOM) di kilometer 128 desa Sragi, tepatnya di kaki Gunung Raung.

Kompetisi balap sepeda kategori 2.2 ini akan digelar dalam empat etape pada 27-30 September dengan total lintasan sepanjang 533 kilometer.

(FF/MUA)
  1. Tour de Banyuwangi Ijen
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA