1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Pengembangan sektor wisata bisa bikin pengangguran berkurang

Selain itu, bisa mengubah kebiasaan masyarakat yang jorok menjadi bersih.

©2017 Merdeka.com Reporter : Farah Fuadona | Rabu, 11 Januari 2017 14:37

Merdeka.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menganggap sektor pariwisata sebagai hal utama dalam pembangunan daerahnya. Pariwisata telah mengubah wajah Banyuwangi sebagai daerah yang kini banyak dijadikan rujukan berbagai instansi pemerintah dalam negeri dan negara lain. Tak hanya masyarakatnya berubah, dari sisi ekonomi bisa menghasilkan pendapatkan sehingga mampu mengurangi angka pengangguran.

"Dulu pantai-pantai kami itu kotor, masyarakatnya jorok dan meludah di sembarang tempat. Tapi setelah sektor pariwisata kami genjot, mindset masyarakat berubah. Mereka jadi lebih peduli terutama dengan kebersihan lingkungan mereka," ujar Anas dalam seminar nasional pembangunan inovatif, pemimpin kreatif dan daerah kompetitif di Gedung Bappenas, Rabu (11/1).

Bagi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, pariwisata bukan hanya soal pendapatan bagi daerah. Namun pariwisata telah menjadi payung bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan sumber daya masyarakatnya.

Dengan adanya pariwisata kinerja PNS Banyuwangi menjadi aktif dan kreatif karena seluruh SKPD dilibatkan dalam merancang festival yang diselenggarakan. "Festival Banyuwangi tidak menggunakan EO (event organizer) dari luar. Kami mengorganisir seluruh PNS untuk ikut terlibat, karena kalau tidak diginiin mereka bisa-bisa cari kesibukan lain yang tidak bermanfaat," kata Anas.

Tak hanya pegawai pemerintah, sektor pariwisata juga telah membawa inovasi bagi sejumlah nelayan di Banyuwangi. Mereka bahu-membahu membangun ekowisata penangkaran penyu, budidaya terumbu karang.

Selain tentunya sebagai sumber pendapatan, ekowisata ini telah membantu masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan serta mahluk hidup yang lain.

Dulu jika tahun 2010 pengangguran di Banyuwangi mencapai 6 persen, dalam waktu lima tahun turun menjadi 2,55 persen. Serta kemiskinan menurun 9,17 persen tahun 2015 dari sebelumnya mencapai 20,09 persen pada tahun 2010.

(MH/FF)
  1. Wisata Alam
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA