1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Tinjau lokasi banjir, Anas gelar tahlil di rumah korban meninggal

"Pak Anas mohon doa untuk istri saya. Kemarin sudah dibawa ke Jember untuk dimakamkan," kata Robani.

Bupati Azwar Anas tahlil di rumah korban banjir. ©2016 Merdeka.com Reporter : Mochammad Andriansyah | Kamis, 09 Juni 2016 14:07

Merdeka.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, ‎Abdullah Azwar Anas mengunjungi rumah korban banjir yang meninggal, Maisah, warga Dusun Krajan, Desa Kedungwringin, Kecamatan Muncar, Kamis (9/6).

Perempuan 41 tahun ini meninggal karena tersengat listrik saat banjir mengepung desanya, Rabu kemarin. Sebagai rasa empati, Anas dan rombongannya datang ke rumah korban serta memberinya santunan.

Begitu tiba di rumah korban, Anas disambut langsung suami almarhumah, yaitu Robani Hidayat yang tengah menderita strok sejak delapan bulan lalu.

"Pak Anas mohon doa untuk istri saya. Kemarin sudah dibawa ke Jember untuk dimakamkan," kata Robani, yang masih dirundung duka.

Sementara Anas mencoba menghibur keluarga korban agar tetap tabah. Bahkan, secara spontan bupati dua periode ini mengajak warga sekitar dan jajarannya menggelar tahlil mendoakan almarhumah. Tahlil dipimpin langsung oleh Anas.

"Semoga almarhumah diberi jalan terbaik. Dan kita doakan agar Ibu Maisah mendapat tempat terbaik di sisi Allah," ucap Anas.

Dalam kesempatan itu, mantan anggota DPR/MPR ini juga berjanji menjamin pendidikan dua anak korban yang masih kecil. Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga memberikan bantuan dua kursi roda untuk Robani dan anaknya yang menderita polio.

"Selain santunan, akan segera kami kirim bantuan kursi roda untuk suami dan anaknya," ujar Ketua Baznas Banyuwangi, Samsudin Adlawi yang ikut meninjau lokasi banjir.

Seperti diketahui, akibat hujan deras yang mengguyur Banyuwangi sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari kemarin, empat desa di Kecamatan Muncar dikepung banjir. Tinggi banjir mencapai sekitar 100 centimeter.

Namun, pada Rabu siang, banjir di desa yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Blambangan ini sudah surut. Dan warga sudah bisa memulai aktivitasnya sehari-hari.

(MT/MA)
  1. Peristiwa
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA