1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Di Banyuwangi, Prabowo bertemu bekas anak buahnya saat bertugas di ABRI

Telah bersama Prabowo selama 5 tahun di Cijantung, Jakarta Timur, sampai tahun 1983, saat bertugas di ABRI.

Bakal calon Presiden Prabowo Subianto /Ahmad Suudi . ©2018 Merdeka.com Editor : Endang Saputra | Senin, 10 September 2018 11:25

Merdeka.com, Banyuwangi - Setelah 35 tahun tidak bertemu dengan Letnan Jenderal TNI Prabowo Subianto, hari ini pensiunan TNI Muhammad Efendi (59) bisa menemui mantan Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu, Minggu (9/9). Efendi memanfaatkan kedatangan Prabowo dalam acara haul Habib Abu Bakar bin Salim di Jalan Panjaitan, Kelurahan Kampung Mandar, Banyuwangi, Jawa Timur, untuk menemuinya.

Prabowo yang tengah mencalonkan diri dalam Pilpres 2019 menggelar pertemuan tertutup dengan Habib Ahmad Al Bahar yang merupakan keturunan dari Habib Abu Bakar bin Salim asal Yaman tersebut. Efendi yang mengikuti pertemuan itu berkesempatan menyapa dan bersalaman langsung dengan Prabowo.

"Saya bersalaman dan mencium tangan beliau. Beliau berpesan agar saya terus berjuang," kata warga Kecamatan Siliragung yang sekarang memilih bertani itu.

Efendi mengaku menafsirkan pesan Prabowo itu bahwa dia harus terus berjuang untuk dirinya sendiri dan tujuan Prabowo kedepan. Dia mengaku tidak tahu tentang hal-hal lain yang dibicarakan dalam pertemuan tertutup itu.

Efendi mengaku telah bersama Prabowo selama 5 tahun di Cijantung, Jakarta Timur, sampai tahun 1983, saat bertugas di ABRI. Dia mengatakan saat itu posisinya menjadi anggota Tim Santri Kopassus Grup 1.

Dalam laman berjudul Riwayat Prabowo di situs prabowosubianto.info yang dikelola Badan Komunikasi Partai Gerindra, tahun 1976 Prabowo menjadi Komandan Pleton para Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha) yang menjadi cikal bakal Kopassus, di Grup 1. Tahun 1983 dia menikah dengan Siti Hediati Heriyadi (Titik) putri Presiden RI ke-2 Soeharto yang sekarang aktif di Partai Berkarya. Puncak karir militer Prabowo ada pada tahun 1995 ketika dia dilantik menjadi Komandan Kopassus ABRI.

"1 tahun gulet (sering bersama) di Cijantung, beliau masih bujangan. Terakhir ketemu tahun 1983 saat beliau nikah dengan Bu Titik. Setelah itu saya tugas ke Irian Jaya," kenang Efendi.

Dia bercerita masa itu Prabowo bukan pemimpin yang temperamental, melainkan sangat menyayangi anak buah. Dia mengaku sudah menjadi kebiasaan Prabowo membagikan makanan kepadanya dan anak buah lainnya saat malam-malam hari.

Efendi menjelaskan Prabowo adalah sosok yang fair dan tidak pernah memikirkan dirinya sendiri saja melainkan juga peduli pada orang lain.

"Orangnya sangat fair. Beliau tidak pernah ambil gaji karena dipakai untuk memberi makan anak buah," kata Efendi lagi.

Sementara setelah pertemuan tertutup itu Prabowo tidak banyak melayani wawancara wartawan. Dia langsung masuk ke mobil dan sempat melayani pernyataan dukungan beberapa orang warga yang berusaha mendekatinya.

"(ke Banyuwangi) ya keliling-keliling," jawabnya singkat.

Menurut informasi yang didapatkan Merdeka Banyuwangi, Bakal Calon Presiden yang didampingi Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakilnya itu juga akan mendatangi ulama Banyuwangi lainnya. Di Bumi Blambangan selama 2 hari, Prabowo akan mungunjungi Pesantren Darussalam (Blokagung) yang diasuh KH Hisyam Syafaat.

(ES) Laporan: Ahmad Suudi
  1. Peristiwa
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA