1. BANYUWANGI
  2. INFO BANYUWANGI

Soal Pilkada Jatim, Anas: Saya mengalir saja

Anas menganalogikan dirinya sama dengan wartawan yang juga menunggu pengumuman siapa kandidat yang bakal maju ke Pilkada Jatim.

Bupati Anas. ©2017 Merdeka.com Reporter : Farah Fuadona | Senin, 14 Agustus 2017 14:48

Merdeka.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas masih enggan berkomentar lebih jauh terkait namanya yang masuk sebagai kandidat dalam Pilkada Jatim 2018 mendatang. Anas mengaku masih fokus pada beberapa program di Banyuwangi.

"Saya mengalir saja, kalau sekarang saya fokus program di daerah. Untuk Pilkada Jatim, saya menunggu saja. Pimpinan partai pasti masih menelaah dan pada saatnya akan mengeluarkan keputusan. Ya kita tunggu saja, pasrahlah," ujar bupati berusia 44 tahun ini saat ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (14/8).

Anas mengaku belum melakukan kerja politik apapun terkait hajatan Pilkada Jatim. "Saya tidak melakukan kerja politik. Kalau pun bisa dibilang kerja politik, kerja saya lobi ke kolega-kolega di provinsi dan pemerintah pusat untuk membantu pengembangan Banyuwangi. Tapi kalau terkait kerja politik untuk Pilgub Jatim, belum," ujarnya.

Anas menganalogikan dirinya sama dengan wartawan yang juga menunggu pengumuman siapa kandidat yang bakal maju ke Pilkada Jatim.

"Sama seperti wartawan, kan menunggu juga pengumuman nantinya siapa yang akan diusung maju ke Pilkada. Jadi kita sama-sama menunggu hehe," ujar Anas.

Anas menambahkan, sejumlah fokusnya di daerah saat ini, antara lain terus menggenjot pengembangan sektor ekonomi rakyat yang memadukan tiga basis, yaitu pertanian, UMKM, dan pariwisata.

Dengan strategi itulah, Banyuwangi yang jauh dari pusat pertumbuhan utama Jawa Timur kini menggeliat. Salah satu indikatornya, pendapatan per kapita warga Banyuwangi dari Rp20,8 juta per orang per tahun menjadi Rp41,46 juta per orang per tahun pada 2016 atau ada kenaikan 99 persen. Angka kemiskinan pun menurun cukup pesat menjadi 8,79 persen pada 2016.

"Kita juga jaga daya beli rakyat. Inflasi kami terendah se-Jatim, bahkan belum lama ini kami dinobatkan oleh pemerintah pusat sebagai daerah paling inovatif dalam pengendalian inflasi," ujarnya.

Menurut Anas, keberanian melakukan inovasi adalah kunci kemajuan daerah. Dia menceritakan saat mendorong pengembangan konektivitas melalui pembukaan bandara. Dari dulu tidak ada penerbangan, bulan ini ke Banyuwangi ada enam kali penerbangan per hari, yaitu rute Jakarta-Banyuwangi tiga kali per hari dan Surabaya-Banyuwangi tiga kali dalam sehari.

(FF/FF)
  1. Pilgub Jatim
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA